Kamis, 20 Februari 2014

PERBEDAAN MIOM DAN KISTA



PERBEDAAN  MIOM  DAN KISTA


Banyak yang bingung membedakan antara Miom dan Kista, kedua penyakit ini sama-sama mengganggu organ reproduksi wanita, meski terlihat sama tapi sebetulnya sangat berbeda
Berikut perbedaan antara Kista dan Miom, menurut artikel yang ada di “AyahBunda”
                                                               


Kista
Miom
Definisi
Tumor jinak yang terbungkus selaput semacam jaringan dan berisi cairan.
Bungkus otot rahim yang berubah menjadi tumor jinak. Istilah sederhananya, daging-tumbuh di rahim.
Lokasi
  • Biasa terdapat di rahim, saluran telur, indung telur, dan juga dapat tumbuh di vagina dan di daerah vulva (bagian luar alat kelamin perempuan).
  • Bisa juga terjadi di bagian tubuh lain seperti gusi.

  • Sebagian besar miom tumbuh di dalam dinding rahim (miom uteri). Gejala yang ditimbulkan biasanya tidak akan terlalu berat dan jarang mengganggu kehamilan.
  • Sebagian kecil lagi tumbuh di leher rahim (miom servik uteri).Bisa menyebabkan infertilitas, karena akan mengganggu masuknya sperma ke rahim.
Gejala
  • Nyeri di perut bagian bawah.
  • Nyeri saat haid.
  • Sering merasa ingin buang air besar atau kecil.
  • Pada keadaan yang sudah lanjut dapat teraba benjolan pada daerah perut.
Catatan: ada jenis kista yang tidak memberikan rasa nyeri, sehingga penderita tidak menyadarinya.
  • Nyeri di perut bagian bawah, atau di sekitar pinggul.
  • Nyeri saat sanggama.
  • Gangguan haid, seperti nyeri saat haid, perdarahan haid sangat banyak, dan haid tak beraturan (sering haid).
  • Perut terasa penuh.
  • Sebagian wanita kadang mengeluhkan frekuensi buang air kecil yang tinggi (ingin pipis terus).
Penyebab
Sampai sekarang belum diketahui pasti, sehingga belum bisa dicari cara pencegahannya. Tetapi diduga, kista disebabkan pencermaran oleh bahan-bahan yang bersifat karsinogenik, misalnya zat kimia.
  • Faktor hormonal, terutama hormon estrogen. Miom cenderung berkembang pada masa reproduksi, dan dapat bertambah besar dengan cepat selama kehamilan. Miom biasanya menyusut setelah menopause ketika kadar estrogen menurun.
  • Faktor-faktor lain seperti ketidakseimbangan emosi, misalnya sering stres, daya tahan tubuh rendah, dan gaya hidup yang tidak seimbang.
Penanganan
Tergantung jenis kistanya.
  • Kistanon-neoplastik. Sifatnya jinak dan biasanya akan mengempis sendiri setelah 2-3 bulan.
  • Kistaneoplastik ditangani melalui operasi. Relatif mudah diangkat dan tidak membahayakan kesehatan penderitanya
Dapat dilakukan dengan dua cara yaitu:
  • Miomektomi: yaitu operasi pengangkatan miom tanpa mengorbankan rahim.
  • Histerektomi: yakni pengangkatan miom bersamaan dengan rahim

Mengobati Miom dan Kista

Secara tradisional Miom dan Kista bisa diterapi menggunakan terapi Lintah dan dikombinasikan dengan mengkonsumsi herbal



http://www.permataholistic.blogspot.com

terms:
Terapi lintah untuk miom
terapi lintah untuk Kista
 

Tidak ada komentar:

Posting Komentar